Sabtu, 27 April 2013

Dasar Otomotif Sistem Pengapian (Ignition System)

Dasar Otomotif Sistem Pengapian (Ignition System)

Sistem pengapian atau dalam bahasa inggris di sebut Ignition System, sebelumnya saya akan selalu mempergunakan persamaan nama dalam bahasa inggris untuk memberikan sedikit memberipelajaran kepada para pemula karena di khawatirkan suau saat nanti pembaca akan bekerja di luar Indonesia sehingga menjadi terbiasa dengan nama-nama dalam bahasa Inggris.
Dalam Sistem pengapian ada beberapa hal yang harus kita pahami dah ketahui terlebih dahulu, yaitu untuk apa gunanya sistem pengapian itu,gimana cara kerjanya sistem pengapian tersebut dan apa saja komponen yang termasuk di dalam sistem pengapian tersebut. marilah kita coba bahas satu per satu.

Apa Fungsi Sistem pengapian Pada Kendaraan?

Fungsi pengapian pada kendaraan adalah untuk memberikan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar pada saat pistom melakukan langkah kompresi, semakin bagus percikan yang di hasilkan semakin bagus pula hasil pembakaran tersebut.

Komponen apa saja untuk melakukan sistem pengapian

Komponen-komponen yang melakukan langkah pengapian tersebut meliputi, Battery, Battery merupakan sumber sebuah komponen yang menampung arus listrik yang di butuhkan oleh setiap kendaraan, arus listrik di battery di gunakan untuk banyak keperluan di antaranya sebagai sumber arus pada saat pengapian. Kunci kontak (Ignition Switch) merupakan penghubung dimana semua alat atau komponen di kendaraan di hidupkan. Koil (Ignition Coil) merupakan sebuah komponen yang berfungsi meningkatkan tegangan tinggi yang di perlukan untuk mencapai percikan api yang sempurna di ruag bakar(Combustion chamber). Distributor, Distributor merupakan salah satu alat yang fungsinya sesuai dengan namanya yaitu mendistribusikan tegangan tegangan tinggi  yang di hasilkan oleh koil ke busi(Spark Plugs) melalui kabel tegangan tinggi (High Tention Cord). Busi (Spark Plugs)berfungsi memercikan api pada campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar.
Sistem Pengapian pada mobil
Sistem Pengapian pada mobil

Gimana Cara Kerja Sistem Pengapian Itu

Cara kerja sistem pengapian untuk kendaraan konvensional yang masih menggunakan Platina(Contact point) biasanya di pasang di dalam Distributor. Pada saat konci kontak pada posisi ON arus mengalir dari battery ke koil di teruskan ke Platina terus ke Massa (Ground). Pada saat posisi kunci Kontak di posisi START, arus di platina terputus di sebabkan Platina terbuka oleh Nok distributor shaft yang berputar besamaan dengan Poros Engkol (Crank Shaft),Arus yang terputus mengakibatkan Induksi tegangan tinggi di dalam Koil dan menghasilakan tegangan yang sanagt tinggi, tegangan yang sangat tinggi akan di salurkan oleh Distributor ke masing-masing Busi sesuai dengan aturan dari pengapian itu sendiri. Pengaturan pengapian di sebut Firing Order (FO) yang di antaranya FO untuk mobil empat Cylinder 1-3-4-2. Yang artinya Pengapian akan terjadi berurutan seperti urutan nomer tersebut.